agarsayatidaklupa (3)

The intention to start a family, has to be
to please Allah swt, and
to increase the good in society…

agarsayatidaklupa (2)

when we truly love,
we give.

without any expectation to take something,
or to receive anything in return.

London, May 3rd 2016, 9:33 p.m

2013-2016: sebuah refleksi

jangan terjebak di dalam standard dan penilaian manusia
yang begitu sering membuat kerdil hati kita
fokus saja dalam berusaha menjadi seseorang yang baik sesuai standard Allah
and you will find that Allah is enough, always enough

lagipula,
we must have self-respect, right?

for refusing to give up improving during the most difficult times
for trying to stand still through the ups and downs in life
for having the courage to get back up after the uncountable fallings
for staying strong despite of the tremendous instability and vulnerability
for choosing to continue life with smiles no matter what:)

karena,
in spite of segala kekurangan gue
gue tau persis bahwa gue tengah berusaha menjadi seorang muslimah yang baik
sebisa yang gue mampu

segala puji bagi Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

semoga Allah senantiasa memberikan bimbingan, penjagaan dan kemudahan kepada kita semua
untuk menjadi manusia yang baik di mata-Nya
aamiin yaa rabbal’aalamiin

semangat anip! lanjutkan perjuangan!

London, May 2nd 2016, 10:24 p.m

kunci hidup

Kadangkala hal-hal yang prioritas emang kurang menarik hati,
dan hal-hal yang lebih ndak penting lebih menyenangkan untuk dikerjakan.

Tapi kunci hidup ada pada skala prioritas.

Selain harus bisa mengidentifikasi dan membedakan keduanya,
juga harus bisa menggerakkan jasmani untuk bertindak berdasarkan skala prioritas itu.

PS: tapi ya gitu deh anip ini banyak lupanya…ihik.

London, April 12th 10.22 p.m

agarsayatidaklupa

“Yang menjamin keutuhan sebuah rumah tangga,
yang menjamin kebahagiaan di dalam keluarga,
itu bukan cinta,
melainkan akhlak yang mulia.”

“Mulianya akhlak menumbuhkan cinta,
buruknya akhlak memusnahkan cinta.”

:)

self-navigating

You may see me fall and cry often, but you will never see me despair and stop getting back up, insya Allah.

You may see me making (stupid) mistakes again and again, but you will never see me stop fixing them and learn, insya Allah.

May Allah always bless us with His guidance and protection, and make it easier for us to be the best version of ourselves. Aamiin.

Mari sungguh-sungguh mendidik diri.:)

London, April 10th 2016, 5:59 p.m

tiga pilar wanita

Bertahun-tahun mengalami kebingungan kronik tentang bagaimana caranya agar tetap bisa berkontribusi untuk umat (sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya untuk orang lain kan ya), tapi tentu saja ingin agar suami, anak-anak, dan rumah tangga kelak tetap terjaga – tidak kekurangan cinta dan sentuhan saya sedikitpun.

Dan segala puji bagi Allah, akhirnya sekarang mengerti..

Tidak ada larangan bagi seorang wanita untuk sekolah setinggi-tingginya, berkontribusi seluas-luasnya, selama tidak menjadikan kita lalai dalam menjadi

mar’ah shalihah – wanita yang shalihah
zaujah muthi’ah – istri yang taat dan penyayang, dan
ummu madrasah – ibu pendidik untuk anak-anaknya*

Semoga Allah senantiasa menuntun dan memudahkan. Aamiin yaa rabbal’aalamiin.

*namun sebelumnya saya harus sungguh-sungguh mendidik diri sendiri terlebih dahulu…

London, March 31st 2016, 10:32 p.m

Previous Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.