great conversation, deep contemplation

Cafe Au Lait, Cikini, di sebuah sore. Saya dan seorang sahabat duduk di salah satu sofa di sana. Ini kali pertama kami datang ke sana. Kami memandang berkeliling sejenak, dan kami pun langsung menyukai tempat itu. Bangunannya jadul, tipe bangunan zaman Belanda, diiringi musik jazz, tidak terlalu ramai. Sangat cozy dan pas dengan agenda kami sore itu: kontemplasi. Intinya, bertukar pikir, berbagi rasa.

Sahabat saya ini sudah lama menjadi partner kontemplasi saya. Entah bagaimana, kepadanya saya bisa menjabarkan banyak sekali rasa, pikiran, mimpi, asa, ketakutan, air mata, bahagia, rahasia, dengan leluasa. Memang benar ucapnya suatu saat; sahabat adalah rumah.

Sore itu, sembari menikmati menu pilihan masing-masing, obrolan kami mengalir deras. Kami bertutur tentang banyak hal. Tentang hidup, tentang diri, tentang Dia, tentang mimpi, tentang hati, tentang cinta.

Sore itu, mendadak saya merasa sangat kecil dan belum melakukan apa-apa selama ini. Saya merasa seperti daun kering yang bertebaran di belantara, saya merasa seperti buih di permukaan samudra.

Saya merasa diingatkan akan banyak sekali hal. Dari mulai sudah-waktunya-saya-menguasai-berbagai-keterampilan-yang-sudah-seharusnya-dikuasai-wanita, hingga saat-waktunya-tiba-apakah-pertemuan-dengan-Dia-akan-terasa-indah-?

Mendadak sekeliling saya tampak jelas kefanaannya. Mendadak hal-hal primer kemarin sore menjadi hal-hal sekunder.

Mendadak saya ingin bergegas memburu waktu, sebelum terlambat.

6 Comments (+add yours?)

  1. fatihah
    Jul 07, 2010 @ 20:41:24

    iya,,merasa sangat kecil ya nip…
    dan merasa telah menyia-nyiakan banyak hal, teutama waktu..
    semoga kedepanNya kita semakin bijaksana dalam mengisi hidup ya nip..amiiin

    love u my best friend^^

    Reply

  2. Bintang Pramodana
    Jul 16, 2010 @ 02:34:13

    kalo yang dimaksud keterampilan adalah memasak,gue pernah baca dari blogs seorang teman: “a woman will be able to cook when she falls in love”,hahaha..

    Reply

    • hanifmiauw
      Jul 16, 2010 @ 08:04:40

      hahaha emang keterampilan itu sih bang yang gw maksud😀

      hahaha, kayanya bener tuh quotesnya.. klo gitu gw nunggu falling in love dulu aja kali ya bang, biar cepet jago masaknya🙂

      anyway, thanks for visiting bang!🙂

      Reply

  3. Bintang Pramodana
    Jul 16, 2010 @ 14:08:22

    haha,klise cewe jaman skrg tuh,sibuk blajar ga pernah di dapur;D

    ntar,kalo lo terpaksa masak,gue yakin pasti bisa.its womans nature.

    sip,gue malah kadang bingung,blogs siapa yg bs gue baca ya,hehe.di link ke fb aja mending;p

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: