tentang rasa aman dan nyaman

I just want to feel safe. Is it too much to ask for?” begitu status Facebook salah seorang temen gw, yang gw like, dan klo bisa, pengen gw like berkali-kali.

Gw ga pernah meneliti perempuan (sayangnya waktu nyusun skripsi kemaren gw meneliti tentang Trichomonas vaginalis) jadi gw ga bisa men-generalisir semua perempuan seperti gw. Tapi, gw, sebagai perempuan, memang mencari rasa aman dan nyaman pada diri seorang laki-laki (Ma, Pa, Neng udah 22 tahun, jadi boleh ya ngomong ginian). Ibaratnya lagi milih kasur buat tidur, tentu yang gw pilih adalah kasur yang paling bisa bikin gw tidur dengan nyenyak (jangan lupa berdoa semoga duit di dompet mencukupi buat beli kasur itu). Dan, menurut gw sih, semua orang normal (plus demen tidur) klo ditawarin kasur enak, siapa sih yang ga mau?

Dan gw, ga pernah merasa seaman dan senyaman ini. Gw ga ngerti bagaimana bisa ada orang yang bisa membuat gw sedemikian aman dan nyaman seperti ini, kecuali orang ini memperlakukan gw seperti memperlakukan dirinya sendiri. Dan ga ada lagi yang bisa gw katakan kepada orang ini (karena ribuan ucapan terima kasih rasanya tidak cukup) selain doa, semoga suatu saat kelak orang ini juga diberikan tempat yang aman dan nyaman oleh-Nya, karena selama di dunia ia sudah memberikan rasa aman dan nyaman untuk orang lain..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: