tentang menjadi dewasa

April. Mei. Juni. Juli. Udah berbulan-bulan gw ga nulis blog lagi. Salahkan twitter yang jadi selingkuhan tempat gw menitipkan isi kepala dan hati, hehe.

Life is a rollercoaster. Banyak yang terjadi sampai saat ini. Dari mulai yang bikin hati berbunga-bunga sampai yang bikin hati koyak *lebay ah hehe*. Dari mulai kehidupan seputar profesi, keluarga, sampai soal asmara. Semuanya ada pasang-surutnya, ada manis-pahitnya. Dan bagaimanapun juga, gw tetap harus bersyukur pada Dia Yang Maha Kuasa.

Bokap, adalah orang yang bukan hanya mengajarkan kepada gw cara menghadapi hidup. Beliau bahkan menunjukkan kepada gw bagaimana caranya. Bagi gw, beliau adalah sosok tegar, sabar, dan bijak dalam menyikapi kejutan-kejutan hidup. Hidup memang tak terduga. Dan gw belajar banget dari bokap, bahwa kita harus siap untuk menghadapi apapun. Strong walls shake, but never collapse. And he taught me to be that kind of wall. Sehancur apapun perasaan, pikiran harus tetap waras. Segoncang apapun hati, kehidupan harus tetap berjalan seperti biasa. Kadang gw merasa ga cocok dengan prinsip bokap ini, mengingat gw tetep aja perempuan yang di mana-mana perasaan pasti mendominasi. Tapi sedikit-banyak ajaran bokap ini gw akui memang bermanfaat demi kestabilan langkah-langkah menyusuri lintasan hidup.

***

“Ketika masalah datang, Allah tidak meminta kita memikirkan jalan keluar hingga penat. Allah hanya meminta kita sabar dan shalat.” -Perempuan Pencari Tuhan-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: